Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Fakultas Kedokteran Terbaik di Sumatera

Sumatera memiliki beberapa Fakultas Kedokteran terbaik di Indonesia. Hal ini dikarenkan pulau Sumatera memiliki daratan yang sangat panjang sehingga jumlah FK nya pun tidak sedikit. Banyak mahasiswa baru ingin Kuliah Kedokteran di Sumatera sehingga untuk masuk FK disini tidak lah mudah. 


Menjadi seorang Dokter merupakan impian setiap orang. Hal ini karena menjadi seorang Dokter memiliki  pekerjaan yang memiliki masa depan yang jelas dengan cara menyelamatkan nyawa orang. Tetapi, untuk masuk Fakultas Kedokteran tentu saja tidaklah mudah, dibutuhkan keterampilan khusus dan biaya yang mahal. Oleh karena itu persiapkanlah diri Anda sebaik-baiknya untuk menghadapi tes masuk kedokteran seperti SBMPTN dan Ujian Mandiri jika Anda gagal dalam SNMPTN. Disini Kami memberikan referensi beberapa fakultas kedokteran di pulau yang dapat Anda coba.


Daftar 5 Fakultas Kedokteran Terbaik di Sumatera

5 fk Terbaik di Sumatera


1. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

fk Universitas Andalas


Universitas Andalas atau yang umum disebutkan Unand mempunyai Program Study Kedokteran telah termasuk lama di lingkungan Unand. Program Study Dokter Unand tercipta di tahun 1955 disahkan oleh Wakil Presiden RI Dr. Muhammad Hatta dan Menteri PP dan K Prof. Ir. Soewandi. Program Study Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sebagai lembaga pendidikan dokter yang oleh Instansi Akreditasi Berdikari Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes)


`Kedokteran Unand kembali mendapat nilai A (0877/LAM-PTKes/Akr/Sar/X/2016) sebelumnya setelah 2x memperoleh Akreditasi A dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi) di tahun 2006 dan 2011. Akreditasi ini didapat lewat jalan yang panjang yakni dengan diawalinya perkuliahan pertama pada Bulan Juli 1955, berada di Taman Kanak-kanak Birugo (saat ini SD di samping Polresta Bukittinggi) dan RSU Bukittinggi, sedang praktikum dikerjakan di SMU PSM Atas Ngarai. Jumlah mahasiswa angkatan pertama ialah 70 orang yang dari beragam wilayah di Sumatera tengah.


Di tanggal 7 September 1955 Fakultas Kedokteran disahkan oleh Wakil Presiden Drs. Mohd. Hatta yang ditemani oleh menteri PP&K saat itu, Prof. Ir. Soewandi. Proses pendidikan dilaksanakan oleh staff pendidik yang 70% datang dari luar negeri dengan kontribusi UNESCO lewat program Colombo Rencana. Di tanggal 2 Oktober 1958 diberi tanda tangan kerja sama Internasional dengan New South Wales University, Australian National University, dan Adelaide University, tetapi kerja sama itu tidak bisa terwujud karena perselisihan wilayah. Di tahun 1959 Fakultas Kedokteran berpindah ke Padang. Wisuda pertama sekitar 10 orang dokter baru, terwujud tahun pada 1966.


Kurikulum pendidikan di Program Study Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas masa 1955-1984 fokus klinik. Sesudah ada Kurikulum Pokok Pendidikan Dokter Indonesia (KIPDI I dan KIPDI II), karena itu pada masa 1984-2004 pendidikan kedokteran fokus komune dikenali dengan Community Oriented Medical Education (COME).


Keterlibatan Prodi Profesi Dokter FK Unand dalam meluaskan peluang warga untuk mendapat pendidikan dokter dengan berperanan sebagai leading sector dalam pendirian beberapa Fakultas Kedokteran misalnya: Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah di Padang, Fakultas Kedokteran Universitas Riau di Pekanbaru, Fakultas Kedokteran Universitas Malikulsaleh di Lhokseumawe Aceh. Sekarang ini Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sebagai pembimbing Fakultas Kedokteran Abuyatama Banda Aceh dan Program Study Pendidikan Dokter Universitas Batam.


Kedokteran Unand yang beralamatkan di Jl. Universitas Andalas, Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat ini mempunyai misi Jadi Program Study Profesi Dokter yang Terpenting dan Bermatabat Khususnya di Sektor Penyakit Tidak Menyebar di Indonesia Tahun 2023 dan visi Mengadakan dan meningkatkan pendidikan berkualitas untuk hasilkan tenaga dokter yang professional dan melakukan riset dalam meningkatkan ilmu dan pengetahuan kedokteran yang sesuai perubahan Pengetahuan Pengetahuan dan Tehnologi Kedokteran (IPTEKDOK) khususnya di bagian penyakit tidak menyebar.


Biaya yang perlu dibayar untuk tempuh Pendidikan Dokter di Unand terdiri jadi BKT dan UKT yang terdiri jadi 5 barisan, BKT yang dibayarkan sejumlah Rp. 12.694.000, UKT barisan I Rp. 500.000, barisan II Rp. 2.875.000, barisan III Rp. 5.250.000, barisan IV Rp. 8.125.000, dan barisan V Rp. 11.000.000. untuk informasi lebih komplet berkenaan kedokteran Universitas Andalas bisa berkunjung websitenya http://pendok.fk.unand.ac.id/ dan https://fk.unand.ac.id/i dan nomor teleponnya (0751) 71181.


2. Fakultas Kedokteran Sumatera Utara

fk Sumatera Utara


Terciptanya Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara awalannya karena kemauan untuk membangun Fakultas Kedokteran di Medan terutamanya, di Sumatera Utara biasanya,sudah ada saat sebelum kemerdekaan dengan Dr. Pringadi, Dr. Tengku Mansoer, Dr. M. Amir dan beberapa rekannya yang mengupayakan untuk berdirinya fakultas ini. Tetapi, karena beberapa hal kemauan inibaru terlaksana di tahun 1952.


Di tanggal 4 Juni 1952 terciptalah YAYASAN UNIVERSITASSUMATERA UTARA dan di tanggal 20 Agustus 1952 berdirilah Fakultas Kedokteran. Dewan Fakultas saat itu terbagi dalam Dr. Ahmad Sofian sebagai Dekan, Dr. M. Ildrem sebagai Sekretaris dan Dr. Maasdan Dr. T. Mansoer sebagai anggota. Penempatan batu pertama di gedung induk oleh Gubernur Kepala Wilayah Tingkat I Sumatera Utara, Geram Halim Harahap di tanggal 15 Januari 1970 dan disahkan oleh Presiden Soeharto di tanggal 28 Desember 1970.


Tidaklah sampai disana saja FK USU terus meningkatkan pendidikan, sarana dan merajut kerja sama dengan ACMS Pulau Pinang Malaysiadengan buka kelas Internasional semenjak tahun 2002. Begitupun dengan kurikulum yang sekarangmenganut Kurikulum Berbasiskan Kapabilitas yang diaplikasikan semenjak stanbuk 2006. Hingga saat ini Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara sudah lakukan banyak pembenahan dari semua elemen yang ada. Kenaikan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai eksekutor semua aktivitas yang berada di FK USU atau pembangunan Fasilitas dan Prasarana dalam usaha memberikan dukungan proses belajar mengajarkan dilaksanakan secara berkaitan.


Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang beralamatkan di Jl. Dr. Mansyur No.5, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara mempunyai misi Merealisasikan Fakultas Kedokteran USU di tahun 2014 jadi lembaga pendidikan kedokteran paling depan ke arah centre of excellence dalam sektor kedokteran tropis (tropical medicine) dan penyakit kegarangan (oncology) di Indonesia dan tugasnya seperti berikut:


1. Tingkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, beretika dan berbasiskan kapabilitas.

2. Meningkatkan kurikulum pendidikan yang berbasiskan kapabilitas dengan pendekatan kedokteran keluarga (community medicine).

3. Memfokuskan pengkajian pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam servis kesehatan primer dengan pengokohan pada penyakit tropis dan penyakit kegarangan.

Membuat kerja sama dengan lembaga lain dalam sektor kedokteran tropis dan penyakit kegarangan.

4. Tingkatkan, lengkapi fasilitas dan prasarana yang perkuat proses evaluasi dan riset yang terkait dengan kedokteran tropis dan penyakit kegarangan.


Biaya yang perlu dikeluarkan untuk tempuh Pendidikan Dokter di USU terdiri jadi tujuh barisan UKT. Barisan I sejumlah Rp. 500.000, barisan II Rp. 1.000.000, barisan III Rp. 1.800.000, barisan IV Rp. 2.900.000, barisan V Rp. 4.000.000, barisan VI Rp. 5.100.000, barisan VII Rp. 6.200.000. Untuk informasi lebih komplet berkenaan Kedokteran Universitas Sumatera Utara bisa berkunjung websitenya http://fk.usu.ac.id/ dan https://www.usu.ac.id/, dan di nomor telephone (061) 8211045.


3. Fakultas Kedokteran Syiah Kuala

fk Syiah Kuala


Universitas Syiah Kuala atau yang umum disebutkan UNSYIAH ini mempunyai Kedokteran yang cukup tua di lingkungan universitas. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK Unsyiah) berdiri di tanggal 1 April 1982 berdasar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 16 Tahun 1982. Waktu itu FK Unsyiah masih tempati Gedung Sekolah tinggi Pemerintah Dalam Negeri di Jalan T. Nyak Arief, selanjutnya di tahun 1986 berpindah ke gedung Agen Rektor Unsyiah yang ada di Jalan Tgk Chik Pante Kulu.


Semenjak tahun 1988 FK Unsyiah sudah mempunyai bangunan sendiri selebar 4389 m2 yang berada di jalan Tgk Syech Abdul Rauf Darussalam-Banda Aceh, yang dibuat di atas area selebar 61.650 m2. Saat itu gedung kuliah lainnya ada di Kompleks Rumah Sakit Umum Wilayah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang mempunyai luas sekitaran 725 m2.


Program Study Pendidikan Dokter (PSPD) FK Unsyiah dibangun sebagai usaha penuhi keinginan semua warga di Propinsi Aceh untuk mempunyai lembaga pendidikan yang bisa hasilkan dokter. Program Study ini sebagai program study yang paling disukai di Unsyiah. Ini bisa dipandang dari kenaikan jumlah mahasiswa yang mendaftarkan dan yang diterima tiap tahun akademis. Sesuai gagasan pengembangannya, karena itu kenaikan jumlah dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dalam soal peningkatan staff pendidik sudah dilaksanakan semenjak awalnya berdirinya FK Unsyiah sampai sekarang ini.


Di tahun 2016 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala buka Program Pendidikan Dokter Specialist THT-KL, Program Pendidikan Dokter Specialist Pulmonologi dan Respirasi, Program Pendidikan Dokter Specialist Neurologi dan Program Pendidikan Dokter Specialist Pengetahuan Kesehatan Anak.


Di tahun 2017 Fakultas Kedokteran Univesitas Syiah Kuala buka Program Pendidikan Dokter Specialist Anestesi dan Therapy Intens, Program Pendidikan Dokter Specialist Kardiologi. Dan di tahun 2018 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala merencanakan akan buka Program Magister (S2) Pengetahuan Kesehatan Warga/Pengetahuan Kesehatan Komune, Program Magister (S2) Tropikal Medicine, Program Pendidikan Dokter Specialist Pengetahuan Kesehatan Kulit dan Kelamin, Program Pendidikan Dokter Specialist Pengetahuan Kesehatan Mata, Program Pendidikan Dokter Specialist Bedah Plastik.


Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang beralamatkan di Jl. Teuku Tanoh Abee, Kopelma Darussalam, Syiah Kuala, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Nangro Aceh Darussalam ini mempunyai misi Jadi Program Study Pendidikan Dokter yang unggul, bersaing dan inovatif pada tingkat nasional dan berpikiran global di tahun 2025 dan visi seperti berikut:


1. Mengadakan pendidikan kedokteran terintegrasi dengan mengaplikasikan Kurikulum Berbasiskan Kapabilitas (KBK).

2. Mengadakan pengkajian dan riset yang inovatif dan berkualitas di bagian kedokteran dan kesehatan untuk mendukung peningkatan pendidikan dan berguna untuk warga.

3. Melakukan bermacam-macam dedikasi ke warga dalam sektor ilmu dan pengetahuan, tehnologi dan humaniora.


Biaya yang dikeluarkan untuk tempuh Pendidikan Dokter di Universitas Syiah Kuala terdiri jadi enam barisan Uang kUliah Tunggal yakni, barisan I Rp. 500.000, barisan II Rp. 1.000.000, barisan III Rp. Rp. 1.050.000-Rp. 2.525.000, barisan IV Rp. 2.600.000-Rp. 3.500.000, barisan V Rp.4.545.500 -Rp. 8. 983.250, barisan VI Rp. 6.000.000- Rp. 17.966.500. Untuk memperoleh informasi lebih komplet berkenaan Kedokteran UNSYIAh bisa berkunjung websitenya http://fk.unsyiah.ac.id/ dan https://unsyiah.ac.id/ dan mengontak di nomor telephone (0651) 7553205.


4. Fakultas Kedokteran Universitas Riau


fk Universitas Riau


Universitas Riau atau yang umum yang disebutkan Unri mempunyai Fakultas Kedokteran yang telah lumayan lama. Di awal nya Fakultas Kedokteran Universitas Riau namanya Program Pendidikan Dokter Universitas Riau yang mengawali aktivitas proses belajar mengajarkan semenjak diedarkannya Surat Keputusan Ijin Penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Unri No.3082/D/T/2001. Tanggal 25 September 2001 oleh Direktur Jendral Pendidikan Tinggi. Dengan dikeluarkannya SK itu, karena itu di tahun akademis (TA) 2001/2002.


Tetapi Sejak TA 2003/2004 semua aktivitas telah dikerjakan di universitas baru PPD Unri Jalan Diponegoro No.1 Pekanbaru yang dibuat oleh Pemerintah provinsi Riau. Universitas baru ini disahkan oleh Gubernur Riau H.Saleh Djasit, SH di tanggal 8 Agustus 2003 dan memulai dipakai dengan cara resmi di tanggal 23 September 2003.


Usaha meniti pendirian FK Unri dengan diawali diberi tanda tangannya kerja sama di antara Unri dengan Kantor Daerah Departemen Kesehatan (Kanwil Depkes) Propinsi Riau di tanggal 26 Januari 1999. Selanjutnya di tanggal 26 Juni 1999 diberi tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) satu kerja sama tripartid di antara Pemerintahan Propinsi (Pemerintah provinsi) Riau, Unri dan Unand terutamanya Fakultas Kedokteran pada Tanggal 22 Januari 2000. Sebagai tindak lanjut di tanggal 27 Januari 2000 diberi tanda tangan MoU di antara Unri dengan Rumah Sakit Umum Wilayah (RSUD) Propinsi Riau.


Di tanggal 20 April 2004 Dirjen Dikti Prof.dr.Satryo Soemantri Brojonegoro berpeluang langsung mengevaluasi universitas baru dan proses penyelenggaraan pendidikan PPD Unri jadi Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri). Seterusnya berdasar Surat Keputusan Rektor Universitas Riau Nomor 190/J19/AK/2004 tanggal 15 Desember 2004 mengenai Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Riau Nomor 22/J19/KP/2005 Tanggal 26 Januari 2005 mengenai pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau.


Kedokteran Universitas Riau yang beralamatkan di Jl. Diponegoro No.1, Sukai Mulia, Kec. Sail, Kota Pekanbaru, Riau mempunyai misi Misi FK UR ialah Jadi fakultas kedokteran berbasiskan penelitian dengan favorit kesehatan daerah pesisir dan tepian di teritori ASEAN di tahun 2035, dan tugasnya seperti berikut:


1. Mengadakan pendidikan dan edukasi yang berkualitas untuk hasilkan dokter yang kapabel dan bermartabat.

2. Mengadakan riset berkualitas untuk menuntaskan permasalahan kesehatan daerah pesisir dan tepian.

3. Mengadakan dedikasi ke warga sebagai konstribusi dalam rencana tingkatkan derajat kesehatan warga.

4. Mengadakan kepimpinan dan tata urus Fakultas yang bagus dan akuntabel.


Biaya yang diberi untuk tempuh pendidikan di Kedokteran Unri terdiri jadi enam barisan UKT. Barisan I sejumlah Rp. 0-500.000, barisan II Rp. 500.001-1.000.000, barisan III Rp. 1.000.000, barisan IV Rp. 6.200.001-11.200.001, barisan V Rp. 11.200.001-13.700.000, barisan VI Rp. 13.700.001-23.400.000. Untuk informasi lebih terang berkenaan Kedokteran Universitas Riau bisa berkunjung situs http://fk.unri.ac.id/ dan https://unri.ac.id dan nomor teleponnya (0761) 63266.


5. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

fk Universitas Riau

Terciptanya Fakultas Kedokteran Unila dimulai oleh harapan warga Lampung untuk mempunyai instansi pendidikan tinggi kedokteran negeri. Ini dicetuskan pada November 1998 lalu. Universitas Lampung atau yang umum disebutkan UNILA ini mempunyai kedokteran yang telah disahkan berdasar SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tanggal 28 Oktober 2002 no.3195/D/T/2002.


Pembangunan Kedokteran Universitas Lampung dibangun untuk penuhi keperluan Klinis di dunia Kedokteran, terutamanya di provinsi Lampung. Sampai Juni 2012 keseluruhan alumnus dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) sejumlah 250 orang. Sudah ada delapan angkatan yang diluluskan semenjak angkatan pertama pada tahun 2008. Tes Kapabilitas Dokter Indonesia (UKDI) yang dituruti oleh sarjana kedokteran alumnus Unila selalu tembus angka kelulusan lebih dari 90 %.


FK Unila mempunyai seorang guru besar, 57 dosen masih tetap yang sektor kepiawaiannya sesuai sektor PS untuk tahapan Akademis, 10 dosen masih tetap yang sektor kepiawaiannya sesuai sektor PS untuk tahapan Profesi, dan beberapa puluh dosen tak tetap. Kedokteran Universitas Lampung yang berada di Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung, lampung ini mempunyai misi Jadi Fakultas Kedokteran Sepuluh Terbaik di Indonesia pada Tahun 2025 dengan Kekhususan Agromedicine dan visi seperti berikut:


1. Merealisasikan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas dengan kekhususan agromedicine;

2. Hasilkan alumnus yang professional dan beretika;

3. Merealisasikan tata urus organisasi yang bisa memberinya servis berkualitas;

4. Merealisasikan pendidikan dokter yang dapat dijangkau dan berkeadilan untuk warga;

5. Tingkatkan sumber daya manusia baik dosen dan tenaga kependidikan yang berkualitas dan memiliki daya saing;

6. Tingkatkan fasilitas dan prasarana yang mendukung penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi;

7. Merealisasikan kerja sama dengan beragam faksi yang memberikan dukungan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi


Biaya yang di butuhkan untuk tempuh Pendidikan Kedokteran di Universitas Lampung yakni berdasar Uang Kuliah Tunggal atau UKT yang dipisah jadi 4 barisan. Kelompok I sejumlah Rp.1.000.000, barisan II Rp. 10.780.000, barisan III Rp. 11.750.000 dan barisan IV sejumlah Rp. 12.380.000. Untuk informasi lebih terang berkenaan kedokteran Universitas Lampung bisa berkunjung websitenya di http://fk.unila.ac.id dan bisa mengontak di nomor telephone +62721701609.


Penutup

Itulah beberapa fakultas kedokteran terbaik di Sumatera yang dapat Anda jadikan referensi jika ingin menjadi seorang Dokter. Sumatera terkenal memiliki pulau yang sangat indah, hal ini cocok bagi Anda yang ingin menempuh pendidikan sekaligus menikmati alam Sumatera. Jangan lupa untuk terus belajar dan berdoa agar kelak Anda menjadi Dokter yang sukses.


Posting Komentar untuk " 5 Fakultas Kedokteran Terbaik di Sumatera"