Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fakultas Kedokteran UIN Malang

Fakultas Kedokteran UIN Malang adalah salah satu fakultas kedokteran UIN terbaik di Indonesia. Terletak di Malang membuat Kedokteran UIN Malang menjadi incara calon mahasiswa baru yang ingin kuliah kedokteran. Malang memiliki nuansa belajar yang sejuk dan dikenal sebagai kota mahasiswa.

Bagi Anda yang ingin kuliah di Fakultas Kedokteran UIN Malang diharapkan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Hal ini dikarenakan jumlah pendaftaran mahasiswa baru terus meningkat tiap tahunnya. Tapi jangan khawatir, Anda dapat berlatih seperti menjawab soal-soal SBMPTN ataupun mengikuti bimbel kedokteran sehingga hasil yang didapat akan lebih maksimal.

Kedokteran UIN Malang

Sejarah Fakultas Kedokteran UIN Malang

UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG memiliki harapan besar jadi perguruan tinggi yang bukan saja melahirkan sosok-sosok besar seperti Al-Farabi, Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, Ibnu Rusyd, tapi juga figur seperti seperti Ibnu Sina dan Ibnu Majah.


Harapan besar pendirian Fakultas Kedokteran dan Beberapa ilmu kesehatan ini sudah tergambar pada Pohon Pengetahuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang dicetuskan oleh beberapa pendiri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.


Proses pendirian program study pendidikan dokter Fakultas Kedokteran dan Beberapa ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilakukan pada jalan yang panjang dan berkelok.


Diperlukan waktu kurang 7 tahun lama waktunya semenjak diawalinya rencana di tahun 2009 oleh prof. Dr. H. Imam Suprayogo sebagai Rektor UIN Maliki Malang waktu itu.


Sejak beralihnya status kelembagaan jadi universitas di tahun 2004 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mempunyai pekerjaan khusus untuk menyelengarakan program pendidikan tinggi sektor pengetahuan Agama Islam dan Pengetahuan Umum.


Pada pengaturan Renstra UIN Malang masa 2005-2010 program pendirian Fakultas Kedokteran dan Pengetahuan Kesehatan dimasukkan sebagai salah satunya gagasan periode panjang.


Aktualisasi dari Renstra UIN Malang masa 2005-2010 berkaitan pendirian Fakultas Kedokteran dan Pengetahuan Kesehatan dimulai di tahun 2010 dengan pengajuan saran skema CPNS dosen di bagian Kedokteran dan Pengetahuan Kesehatan. Rekrutmen dan pengangkatan CPNS dan dosen masih tetap non PNS terus dilaksanakan sampai tahun 2015.


Pada tahun 2010 Prof Dr. H Mudjia Raharjo, M.Sang. yang saat itu masih jadi Wakil Rektor Sektor Akademis membuat Team Penyiapan Pendirian Fakultas Kedokteran dan Beberapa ilmu Kesehatan.dengan Prof. Dr. dr. Ma'rifin Husin, Sp.FK sebagai konselor.


Diskusi dengan guru besar unair itu berjalan sepanjang dua tahun dengan hasil berbentuk proposal pendirian program study farmasi, pendidikan dokter, pendidikan dokter gigi, keperawatan dan kesehatan warga.


Proposal selanjutnya disodorkan ke Dirjen Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama untuk mendapatkan referensi.


Proposal itu selanjutnya disodorkan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi karena pembukaan program study pendidikan dokter pendidikan dokter gigi, keperawatan dan kesehatan warga sedang disetop (moratorium) karena itu cuman jalur Farmasi yang disepakati untuk dibuka.


Sesudah kantongi referensi penyelenggaraan pendidikan oleh kementerian pendidikan nasional di tahun 2012, jalur farmasi mulai terima mahasiswa di tahun selanjutnya dan jadi cikal akan berdirinya FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang


Pada masa yang serupa, tahun 2012, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tanda-tangani MOU dengan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) di bagian Tridharma Pendidikan Tinggi yang dilakukan tindakan oleh persetujuan jika FK UNS jadi Fakultas Kedokteran yang mengampu (menuntun) berdirinya Program Study Pendidikan Dokter UIN Maliki Malang.


Pengarahan yang diberi oleh FK UNS ke Program Study Pendidikan Dokter berbentuk pengarahan dalam pengaturan kurikulum dan penilaian/training aktivitas evaluasi dan pengaturan proposal Pendirian Program Study Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.


Misi Program Study Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ialah jadi program study terpenting dalam hasilkan dokter yang mempunyai kedalaman religius, keagungan adab, keluasaan pengetahuan dan kematangan professional dan unggul dalam kedokteran rekreasi terutamanya haji.


Oleh karenanya kurikulum dibuat merujuk pada Standar Kapabilitas Dokter Indonesia (SKDI) 2012 dan Rangka Kwalifikasi Nasional Indonesia (KKNI) tingkat 7. Disamping itu kurikulum mempunyai karakter Integratif Keislaman dalam tiap evaluasi.


Untuk meningkatkan keunggulan di bagian Kedokteran rekreasi terutamanya Haji,UIN menggamit Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh yang dituangkan pada memorandum of understanding (MOU).


Proposal pendirian Prodi Pendidikan Dokter disodorkan kembali pada Kemenristek Dikti di bulan maret 2015 lewat portal Silemkerma sesudah moratorium pembukaan prodi pendidikan dokter ditarik.


Proposal Pendirian Prodi Pendidian Dokter UIN Maliki Malang rupanya masihlah memilliki beberapa kekurangan salah satunya ialah belum ada rumah sakit pendidikan khusus.


Tindak lanjuti kekurangan proposal itu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggamit Rumah Sakit Tingkat II Dr. Soeproen Malang sebagai Rumah Sakit Pendidikan khusus.


Di bulan Oktober 2015 Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi dan staff Kodam V Brawijaya terima UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Rumah Sakit Tk. II Soepraun Malang untuk lakukan audiensi berkaitan permintaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memakai RS Tk.II dr, Soepraoen sebagai RS pendidikan khusus. Permintaan itu disepakati dan diteruskan dengan penandatanganan MoU di antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan RS Tk. II dr. Soepraoen Malang.


Di bulan Desember 2015, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ajukan proposal yang sudah dikoreksi sesuai ketetapan dari Kemenristek Dikti dan stakeholder (KKI, IDI, AIPKI, ARSPI dan LAMPTKes). Sesudah lewat proses klarifikasi oleh Kemenristek Dikti karena itu Prodi Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim pantas untuk seksitasi.


Di bulan Januari 2016 proses visitasi Pendirian Prodi Pendidikan Dokter UINMalang dikerjakan di gedung FKIK-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Visitasi dilaksanakan oleh Kemenristek Dikti dan asesor dari KKI, IDI, ARSPI, AIPKI, LAMPTKES dan didatangi juga oleh civitas academica UIN Maliki Malang dan RS Tingkat II dr. Soepraoen Malang.


Sukur alhamdulillah berita bahagia tiba di tanggal 29 maret 2016 SK Pendirian Prodi Pendidikan Dokter dan prodi karier dokter UIN Maliki Malang sudah diberikan oleh Kemenristek Dikti ke Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Sang.


Dengan turunnya izin pendirian prodi pendidikan dokter dan prodi karier dokter lengkapi jumlah program study/jalur di bagian kesehatan yang dipunyai UIN Maulana Malik Ibrahim Malang jadi tiga program study. Ini menggerakkan pimpinan universitas untuk menyatukan ke-3 program study pada sebuah lindungan Fakultas Kedokteran dan Beberapa ilmu Kesehatan.


Sesudah proses perbincangan pada tingkat senat universitas yang selanjutnya diusulkan pada Kementerian Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB), di bulan januari 2017, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegeluarkan SK Rektor pendirian Fakultas Kedokteran dan beberapa ilmu kesehatan dan mengusung Prof. Dr. dr. Bambang Pardjianto, Sp.B, Sp.BP -RE (K) sebagai dekan pertama FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rektor mengusung Dr. dr. Achdiat Agoes, Sp.S sebagai Wakil Dekan I, Achmad Nashichuddin, M.A. sebagai WD II dan Dr. Imam Sujarwo sebagai Wakil Dekan III.


Visi dan Misi Fakultas Kedokteran UIN Malang

Visi :

Menjadi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan integratif dalam memadukan sains dan Islam yang bereputasi Internasional

Misi :

  1. Menjadi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan integratif dalamn memadukan sains dan Islam yang bereputasi Internasional 
  2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian integratif di bidang kedokteran dan kesehatan yang bereputasi internasional
  3. Berpartisipasi aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat integratif di bidang kedokteran dan kesehatan 4. Menyelenggarakan tatakelola Fakultas berbasis good governance 5. Mengembangkan kesehatan haji sebagai keunggulan Fakultas dalam Tridharma Perguruan Tinggi


Biaya Fakultas Kedokteran UIN Malang

Kedokteran UIN malang mempunyai UKT sebesar dari jenjang gol. II RP. 8.288.000, Gol. III RP. 16.575.000, Gol. IV RP. 22.101.000 dan Gol V RP. 24.863.000


Cara dan Syarat pendaftaran Fakultas Kedokteran UIN Malang

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara dan syarat pendaftaran kedokteran UIN Malang dapat mengunjungi websitenya di https://fkik.uin-malang.ac.id/.


Penutup

Itulah pembahasan mengenai Fakultas Kedokteran UIN Malang. Kuliah kedokteran di Malang memang mengasyikan, hal ini dikarenakan nuansa malang yang sejuk. Anda dapat juga memilih beberapa fakultas kedokteran di Malang seperti UB,UMM,dan Unisma. Semangat.

Posting Komentar untuk "Fakultas Kedokteran UIN Malang"